Jumat, 27 Agustus 2021

TOUR De Santolo 2021


 

Pagi yang masih diselimuti udara dingin, Puri Cipageran Indah 2, wilayah RW-21. Waktu menunjukkan jam 06:15 menit briefing dimulai dengan penjelasan ketua regu mengenai perjalanan tadabur alam dengan tujuan Pantai Santolo. Briefing diakhiri dengan do’a bersama.

Rombongan kami ada 6 motor, 2 motor dengan sepasang suami isteri, 3 motor pasangan suami isteri dan anak, 1 motor bujangan. Rute yang akan ditempuh untuk keberangkatan : Cipageran – Ciwidwy – Cidaun – Ranca Buaya – Santolo (jarak tempuh sekitar 163 Km). Touring dengan isteri bagi saya, ini adalah pengalaman pertama. Berkali-kali touring sebelumnya selalu tunggal.

Dengan kendaraan NMAX-155 model lama, berboncengan dengan isteri masih bisa dikendarai dengan nyaman. Karena suasana PPKM tahap 3 masih belum berakhir, kondisi jalanan tidak terlalu ramai, karena biasanya pada hari libur jalanan ke arah Ciwidey – Situ Patenggang selalu padat. Walaupun kondisi jalanan tidak padat, kecepatan yang kami pergunakan hanya sekitar 50 Km/jam. Lebih bisa dipakai untuk menikmati pemandangan sepanjang perjalanan.

Memasuki daerah Ciwidey udara masih cukup dingin, mulai dari Cimanggu - Ranca Upas  - Ranca Bali – Patenggang – Kawah Cibuni, kontur jalan yang berkelok dan naik turun di sepanjang hamparan kebun teh. Memasuki perbatasan kab. Banung dengan Kab. Cianjur rombongan beristirahat dulu di rest Area. Sekedar untuk melepas penat , ke toilet, menikmati segelas kopi hitam dan makanan ringan daerah pedesaan.





Setelah cukup istirahat, perjalanan dilanjutkan dengan tujuan base camp ke-2 yaitu pantai Ranca Buaya. Sampai di Ranca Buaya mendekati waktu dhuhur. Mencari tempat pinggir pantai yang ada pasirnya dan saung untuk melakukan Isoma, dan memberikan kesempatan keluarga yang bawa anaknya untuk mulai bermain di pasir pantai yang kering selepas batu  karang.



Selesai Isoma, perjalanan kembali dilanjutkan. Baiknya infrastruktur jalan sepanjang pantai selatan jawa, membuat perjalanan touring ini menjadi lebih nyaman. Menjelang  ashar rombongan sudah sampai di pantai Santolo. Langsung cari penginapan untuk bermalam. Alhmadulillah setelah mencari dan mensurvey beberapa penginapan akhirnya rombongan sepakat untuk menginap di Penginapan Cahaya Mustika. Masing-masing pasangan keluarga mengambil 1 kamar, dengan 1 bed  dan kamar mandi didalam. Harga per kamar Rp. 200.000 fasilitas (WiFi, kipas angin, TV)  dan Rp. 250.000,- (WiFi, AC, TV).




Selepas chek in dan istirahat sejenak, rombongan mulai  bermain di pantai yg lokasinya persis dibelakang penginapan. Pantai pasir yang  agak landai bisa dipakai berenang . Ada juga penyewaan selancar karet, ban karet dan permainan yang ditarik pakai boat. Rombongan cukup menikmati suasana pantai di sore hari itu sambil menunggui sun set, walaupun ngga begitu jelas mataharinya karena sedikit ketutup awan. Maghrib menjelang rombongan kembali ke penginapan masing-masing. Bada isya selepas makan bersama, rombongan  lnjut istirahat dan sebagian ada yang jalan-jalan menyusuri suasana malam di pantai sekitar dermaga.

Pagi Harinya rombongan jalan bersama dan menyeberang dermaga untuk menikmati suasana pantai Cilaut ereun....., pantai yang ombaknya tidak sampai ke bibir daratan karena terpecah karang agak ditengah laut sekitar 200m dari bibir pantai. Airnya dangkal dan cocok untuk berenang anak-anak. Hanya agak hati-hati karena dasarnya banyak karang. Selesai di Cilaut Ereun rombongan kembali ke penginapan dan prepare untuk kembali ke Cipageran, supaya tidak terlalu siang.




Sekitar jam 11an rombongan berangkat meninggalkan pantai Santolo untuk kembali ke rumah masing-masing. Jalur yang di tempuh untuk pulang adalah Santolo – Ranca Buaya – Cisewu – Pangalengan Cipageran. Jarak tempuh sekitar 152 Km. Kontur jalan hampir sama dengan jalur keberangkatan. Rombongan sempet istirahat di Rumah makan Saung Sawah Cisewu. Yang empunya rumah makan mempunyai burung perkutut yang sudah Kung....., sempet nanyain mau di jual ngga, kata tetehnya, mannga wae engke taroskeun ka Bapak....., bapakna nuju angkat.... (naksir burungnya tapi kelihatanya harganya mahal)...

Alhamdulillah menjelang maghrib rombongan sampai di rumah masing-masing dengan selamat.

Nice Trip bersama isteri.....

aSto, 21 Agustus 2021

NOMOR 2

Nomor Dua Oleh: Dahlan Iskan Kamis 15-02-2024,04:37 WIB SAYA percaya dengan penilaian Prof Dr Jimly Assiddiqie: pencalonan Gibran sebagai wa...