Selasa, 10 April 2012

Liwet Instan

MASAK NASI LIWET, TIDAK LAGI RIBET.
Nasi Liwet Instan 1001 merupakan hasil olahan dari beras Garut pilihan melalui 3 ( tiga) kali proses Penggilingan dan Penyaringan sehingga menjadikan praktis tanpa harus melakukan lagi pencucian dengan tetap menjaga mutu serta kualitasnya.
Liwet Instan, suatu waktu ada temen yang ke kantor, membawa oleh-oleh dari garut. kalo ngga salah beliau memberikan 4 dus ukuran 250 gr Liwet instan. Kemudian esok harinya, minta ke salah satu karyawan untuk memasaknya. Liwet tersebut dimasak di magic Com. Menjelang istirahat siang, begitu dibuka tutup megic Com yang dipakai masak langsung tercium bau semerbak Khas Liwet dengan aroma daun salam, sereh dan ikan asin/teri. Membuat lidah bergoyang karena pingin menyantapnya. Begitu istirahat tiba, maka langsung liwet tersebut diserbu dan disantap hanya dengan krupuk. Dengan membaca do'a mau makan, kami mulai menyuapkan liwet tersebut sesuap demi sesuap. Setelah aroma khas liwet yang tercium, berikutnya adalah "pulen" nya nasi terebut yang begitu memanjakan lidah. Tanpa terasa 1 piring "munjung" langsung habis dalam hitungan menit. Berawal dari situ, terlintas dalam benak saya untuk mencoba menyebarluaskan informasi. Bahwa ada liwet instan, yang praktis untuk dinikmati, kapan saja dan dimana saja. Kemasannya yang bagus dengan ukuran 250gr & 500gr bisa menjadi barang oleh-oleh.
BERAS TIDAK PERLU DICUCI LAGI. Bisa Langsung Dimasak di Magic Com, Periuk atau panci. Nasi Liwet Instan 1001 terbuat dari berbagai bahan alami sehingga menghasilkan nasi liwet yang pulen dengan aroma yang menggugah selera makan sekaligus memanjakan lidah penikmat liwet. Komposisi : Beras, Minyak, Bumbu & Rempah-rempah Tersedia dalam 5 ( Lima) rasa : Rasa Original, Rasa Jengkol, Rasa Pete, Rasa Teri dan Rasa Jambal. Harga : 1. 500 gr. : Rp. 25.000,- 2. 250 gr. : Rp. 15.000,-
Pingin mencoba, hubungi Ibu Dyah phone : 022-86600565/ 085624823517

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NOMOR 2

Nomor Dua Oleh: Dahlan Iskan Kamis 15-02-2024,04:37 WIB SAYA percaya dengan penilaian Prof Dr Jimly Assiddiqie: pencalonan Gibran sebagai wa...