Rabu, 19 Juli 2017

"JAWA = jeWISh (YAHudi) & BeuNang meRAHnya"

"JAWA = jeWISh (YAHudi) & BeuNang meRAHnya"
By : Kang SundaRa

Sengaja saya melengkapi olah pikir dari KH. MH. Ainun Najib, Utusan Kaisar Tiongkok, KH. Fahmi Basya, kelompok peneliti muda Turangga Seta.

“Anda tidak akan paham bila menemukan peta Indonesia Raya dijadikan center display di sebuah web Israel dan Amerika Serikat (www.us-israel.org). Juga agak miris melihat tanda warna merah pada daerah tertentu dari Nusantara” ujar Kyai (“mbelis”) MH. Ainun Najib. Di Belanda November 2008 saya ngobrol panjang dengan pemimpin Yahudi internasional Rabi Awraham Suttendorp yang sangat mengenal Indonesia lebih detail dari kebanyakan orang Indonesia sendiri, sebagaimana di kantor Perdana Menteri Israel Anda bisa jalan-jalan (“main”) ke sana dan melirik ruangan khusus yang berisi segala macam data tentang Indonesia segala bidang yang di-update setiap minggu. Israel juga punya situs berbahasa Indonesia.
Kepada Rabi saya tanyakan kenapa disain tengah atas atau puncak mahkota keagamaan yang beliau pakai memimpin peribadatan di Synagogue (rumah ibadah Yahudi) sama dengan disain bagian atas rumah-rumah di Pulau Jawa bagian Utara. Kenapa ibu kota Israel tidak Tel Avivsaja tapi Java Tel Aviv. Kenapa kantor-kantor Yahudi di berbagai Negara pakai kata Java. Apa pula hubungan dua konsonan yang sama itu: J dan W. Jewish dan Jawa. Mana yang lebih tua: JeWish atau Jawa? Kalau Sampeyan keturunan Nabi Ibrahim, apakah nenek moyang kami manusia Nusantara yang seluruhnya berpuluh abad yang lalu disebut JaWa atau JaWi adalah ‘keponakan’nya Ibrahim ataukah lebih tua dari Ibrahim.

Dari Jawa dimunculkan sedikit informasi bahwa beberapa waktu yang akan datang akan terjadi hasil “taruhan” antara Yahudi (Jewish) dengan Jawa (bukan Jawa non-Sunda non-Batak dalam pengertian 100 tahun terakhir): Kalau Yahudi yang memenangkan persaingan memimpin dunia, maka mereka akan ajak Jawa menjadi rekanan kerja. Kalau Jawa yang ‘juara’ mereka akan berguru kepada Jawa. (Dan hari ini kompetisi JaWa vs JeWish ini sedang terjadi dimana skor terunggul masih dipegang Jewish alias Yahudi alias Israel).

Hari ini mayoritas asset moneter global dan segala jenis modal perekonomian, bank dunia, dan institusi-institusi keuangan primer dunia dipegang oleh turunan Yahudi Israel, dan strategi pengelolaannya sampai ke Kongres Amerika Serikat berada di genggaman turunan yang lain dari beliau juga. Sejumlah futurolog ekonomi menganjurkan anak-anak kecil sekarang mulailah diajari berbahasa Arab karena akan menjadi bahasa utama dunia: pergilah cari kerja ke Negeri koalisi 16 Pangeran di Jazirah Arab. Bahasa Ibrani tidak perlu dipelajari, karena para fungsionaris dari Israel mungkin lebih pandai berbahasa Arab dibanding Raja Saudi dan lebih mlipis berbahasa Indonesia dibanding orang Indonesia” kata MH. Ainun Najib.

“Perlu diketahui, harta kekayaan yang ada (yang tersimpan di Federal Reserve USA, Herritage Foundation, UBS, Swiss, Inggris, Rusia dan 400 Bank besar di dunia) ini berkaitan dengan (sejarah penyatuan kekayaan hasil pernikahan) Nabi Sulaiman dan Ratu Syeba (Bilqis) dan setelah Sulaiman wafat, maka kekayaan ini dikelola oleh mereka yang berdarah Sulaiman di tanah Nusantara ini, termasuk PB X, Jadi kalau mau dikata, mereka ini adalah keturunan Yahudi juga, dan (asal) para turunan raja-raja yang ada di dunia (saat) ini, adalah keturunan yang berhubungan darah dengan Raja Sulaiman ini, yang notabene Yahudi juga.

Namun sejarah mencatat adanya cloning (penggandaan) berupa dokumen keuangan ini yang kemudian diputar dan dikelola oleh organisasi dibawah Freemason, yang dilakukan secara arus keras untuk kepentingan mereka, sedang para pemegang fisik asli bergerak secara tersembunyi.

Saat ini sudah mencapai tahap krusial, tatatan dunia baru pasti terjadi, mereka yang memegang perputaran uang menggunakan dokumen telah diputihkan. Namun rencana mereka membuat negara-negara kecil setelah perang dunia ke-2 telah berjalan, termasuk Indonesia yang boleh dikatakan sebenarnya "kudeta" kepada Kerajaan saat berdirinya. Ini yang menyebabkan absurd, dan negara kita adalah negara dagelan saat ini, Sorry Indonesia dimata para sesepuh (Nusantara) tidak pernah benar disebut negara, karena bukan negara, namun pemerintahan administratif, sama seperti Belanda dan Jepang saat menduduki Nusantara kita ini” tegas Sang Utusan Tiongkok ini.

Hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, bahwa sebenarnya “Candi Borobudur” adalah bangunan yang dibangun oleh “Tentara Nabi Sulaiman” termasuk di dalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Al-qur’an sebagai “Arsy Ratu Saba”, sejatinya PRINCE OF SABA atau “RATU BALQIS” adalah “RATU BOKO” yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung-patung di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Dalam literatur Bani Israel dan Barat, bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa tukang dan berambut keriting, tetapi faktanya justru Suku JaWa yang menjadi bangsa tukang dan berambut keriting (perhatikan patung Nabi Sulaiman di Candi Borobudur ).

Kesimpulannya bahwa “SUKU JAWA” disebut juga sebagai “BANI LUKMAN” karena menurut karakternya suku tersebut sesuai dengan ajaran LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Al-Qur’an. Dan satu-satunya nabi yang termaktub dalam Al-qur’an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan negerinya diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan “SU” yaitu Sukarno, Suharto, dan Susilo serta meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. Nabi Sulaiman mewarisi kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Al-qur’an dijadikan Khalifah di Bumi (menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagaiPusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu) dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah “SYAILENDRA” , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata Saila dan Indra, Saila = Gunung dan Indra = Raja. (negeri yang dikelilingi oleh gunung berapi aktif satu-satunya di dunia hanya INDONESIA, dan penguasanya disebut RAJA GUNUNG dan sebutan sebelumnya ialah RAJA API untuk Ravhana.

Jadi sebenarnya Bani Israel yang sekarang menjajah Palestina bukan keturunan Israel asli yang hanya terdiri 12 suku, tapi mereka menamakan diri suku ke 13 yaitu Suku Khazar (asalnya dari Asia Tengah) hasil perkawinan campur Bani Israel yang mengalami diaspora dengan penduduk lokal, suku Khazar ini mayoritas di seluruh dunia. Sedang Yahudi asli menghilang yang dikenal sebagai suku-suku yang hilang “The Lost Tribes” dimana mereka pergi ke timur dan banyak yang menuju ke “THE PROMISED LAND” yaitu negara INDONESIA ini.

Kembali sebagai penguasa asset dunia Yahudi Israel yang kini dikuasai kaum Yahudi Khazar Israel menguasai 100% perekonomian dunia menjadikan mereka tuan dari perbudakan baru (yang tidak terlihat) yaitu menghisap produktivitas manusia yang ditukarkan dengan uang yang mereka atur nilai tukarnya sekehendak hati mereka. Dengan demikian semakin giat anda kerja nilai tukarnya senantisa melorot hingga tidak terpenuhi impian anda sedangkan keuntungan mereka (pembuat uang) semakin meroket bertambah kaya dan arogan berkuasa. Hanya dengan mengenali kejahatan mereka maka kejahatan mereka dapat dihentikan dan menggantikan peran mereka. Hanya Bangsa Indonesia yang punya perjanjian sakti Green Hilton Agreement (GHA) 1963 antara JF Kennedy dengan Soekarno yang dapat membuka mata manusia dunia atas kejahatan yang ada dibalik sandiwara ekonomi-politik-sosial-budaya-keamanan di panggung mimpi dunia saat ini (yang kekal nanti di akherat).

Kekuatan terpendam dari tuntutan bangsa Indonesia tentang EMAS yang dikangkangin Yahudi Khazar Israel (yang diaku-aku sebagai modal bisnis mereka) melalui gugatan GHA 1963 inilah yang dapat menghentikan ketidak-adilan, peperangan, keserakahan dan perilaku a susila/ a moral/ anti-sosial manusia di hari ini, dengan membuka kebobrokan Yahudi Israel dan sekutunya maka kepercayaan masyarakat ekonomi dunia akan runtuh dan meninggalkan mereka menuju ke pemilik yang baru. Dan pemilik itu tidak lain adalah Bangsa Melayu Nusantara (Indonesia). Efek domino dari gugatan ini adalah berhenti beroperasinya FED dari gugatan modal mereka 57.147 ton emas 24 karat, lalu diikuti gugatan kepada Herritage Foundation yang memiliki saham di lebih dari 400 bank sentral dan bank besar didunia, mereka akan bangkrut dalam satu malam, Armagedon pun terjadi esok paginya bagi orang-orang serakah yang masih berharap bisa menindas orang dalam perbudakan 500 tahun terakhir dan armagedon berakhir dengan kelelahan dan kepasrahan untuk mengikuti system ekonomi Pajajaran Anyar : TOLONG MENOLONG TANPA BUNGA DAN RIBA (SiTuMaNg) ,,, dalam bahasA pajajARAN ANYAR : Sistem Zakat. Sehingga tejadilah Sawarga/Surga awal di INDONESIA ; NagaRI - NagaRA nanjung panjang punjung, Pasir wukir puseur bumi, Gemah ripah louh jinnawi (Louh jannah bi), Aman tentrem kerta RAharja, Tata tintrim mukti wibawa, Murah sandang murah pangan BAHAGIA SalAlaWasnA. Yang selanjutnya diikuti oleh negara-negara yang lainnya. Sehingga MERDEKAlah selUruh bangsa dan NegaRA dan terHAPUSlah SELuRUH PENJAJAHan diseluruh dunia.

Yang pertama menyebabkan Yahudi Khazar Israel senantiasa cemas akan gerakan di Indonesia yang mulai menyatu-nyatukan puzzle-puzzle sejarah yang kian nyata dibuktikan dari temuan arkeologi, temuan catatan-catatan sejarah hingga gugatan atas siapa arsitek kekacauan dunia saat ini. Inilah yang menyebabkan Israel dan sekutunya menempatkan Indonesia sebagai target intelejen dan perang psikologis-nya agar Bangsa Melayu Nusantara ini tidak terbangun atas kesadaran siapa jati dirinya yang bisa merusak status quo zona kenyaman mereka memperbudak manusia bangsa Melayu Nusantara dan dunia atas nama ekonomi kapitalis liberal dan elemen doktrin pendukungnya (seperti republik, demokrasi, emansipasi, tatanan dunia baru dsb.).

Sedangkan disatu-sisi mereka ingin mempertahankan posisinya sebagai Yahudi jadi-jadian yang diterima keturunan Suku Yahudi asli yang tersisa serta intregritas masyarakat dan hukum dunia, dengan membawa budaya dari asal-usul nenek moyang asli Yahudi dari Asia Timur, Melayu Nusantara, inilah kenapa symbol-simbol budaya Jawa dibawa kepada instrument keagaamaan mereka. Sikap ini diambil untuk menutupi kebohongan mereka tentang asal-usul suku Yahudi Khazar Israel sesungguhnya hingga kebinasaan mereka kelak.

Yahudi asli mengetahui dengan pasti dan jelas bahwa cepat atau lambat mereka akan pulang ke negerinya yaitu JAVA the Promised Land karena disana mereka akan bertemu saudara tuanya bangsa Lemuria, suatu benua tersembunyi di muka bumi ini yang hanya terbuka bila mereka berhasil menguasai cara berpikir Jawa yang akan membuka pintu gerbang “Star Gate” menuju teknologi ultra-canggih yang dimiliki oleh negeri fatamorgana di Selatan laut Jawa ini. Negeri Lemuria masih ada hingga kini dan berhubungan dengan penguasa JaWa trah Sulaiman terakhir dan keyakinan Yahudi kuno inilah yang ditunggangngi Yahudi Khazar Israel untuk menguasai tanah Indonesia tanpa diketahui maksudnya sama si Empunya Negeri.

Semua yang ada di dunia telah dikuasai Yahudi Khazar Israel kecuali SATU yaitu KEABADIAN di dunia dan mereka ingin menguasai TEKNOLOGI bangsa Lemuria yang diyakini dapat menghindari Kiamat dari Tuhan sebagaimana yang mereka idam-idamkan untuk menghindari siksa api neraka. Teknologi Lemuria sebanding dengan teknologi Atlantis yang telah terkubur ratusan meter dibawah tanah Indonesia akibat prahara bencana letusan gunung berapi disekelilingnya. Keunggulan teknologi Lemurian tidak terbayangkan oleh manusia yang hidup disisi benua lainnya, padahal mereka eksis tapi tidak mau diketahui manusia disisinya. Salah satu kemampuan mereka adalah pengendalian pikiran (yang kata orang kita disebut santet), berbicara dengan telepati, berbicara dengan binatang, menembus batas dimensi jin sehingga mereka mampu berinteraksi dan hal ini yang dikatakan orang kita terhadap aksi agen Lemurian disekitar “Star Gate” sebagai hal ghaib, sakral, mistis semua ini buah dari ilmu yang mereka warisi dari Nabi Sulaiman (Attala) yang mempermaisuri ratu Lemuria. Teknologi Lemuria lainnya adalah tele-transportasi (memindahkan materi tanpa pesawat), teknologi anti-materi dan re-struktur materi yang menyebabkan tubuh mereka mampu mengikuti perjalanan berjelajah kecepatan cahaya dalam perjalanan antar galaksi (hal ini hanya diberikan Allah kepada para Nabi-Nya dan terakhir adalah peristiwa Isra-Miraj Nabi Muhammad SAW), teknologi reaksi nuklir air sebagai bahan bakar, teknologi heksagram yang memberikan manfaat keseimbangan fungsi organ tubuh dan usia yang panjang dengan perawatan yang tepat. Dll.

Yahudi Khazar bukan bangsa yang bodoh mereka sedikit mewarisi kecerdasan Nabi-Nabi Allah dari hasil pernikahan paksa dengan wanita dari 12 suku asli Yahudi yang kini telah menjelma menjadi warga Afrika, Ambon, Papua hingga Austronesia, sedikit yang diinformasikan asal-usul keturunan Yahudi asli karena para leluhur mereka takut akan adanya pengejaran oleh para kstaria templar yang hendak membunuh mereka hingga mereka diselamatkan oleh kapal-kapal saudagar Nusantara yang berlabuh di Andalusia dan pelabuhan lain di Spanyol. Kelak pengejaran ini berubah menjadi perampokan dengan dalih 3G; Gold, Gospel, Glory didukung politik Yahudi Khazar yang telah berubah wujud baru organisasi berstruktur modern yang dipelopori keturunan ambisius mereka bernama Rotschild, pendiri gerakan persaudaraan persekutuan manusia dan setan: Illuminati dan melengkapinya dengan mendirikan front humas mereka: Freemason, agar sepak terjang berdarah dalam sejarah +2100 tahun peradaban manusia sebelumnya tertutup oleh aksi pura-pura membela kemanusiaan dan sejarah tertulis yang mereka karang sendiri.

Apakah segala perbuatan Yahudi Khazar ini diketahui leluhur Nusantara? Ya pasti, karenanya para leluhur Nusantara yang merupakan pemimpin asli dari garis keturunan Nabi SUlaimaN dan DAud (SUNDA) dibantu saudaranya Lemurian melakukan hijrah (HIJIrah) sementara kealam trans-media disebut moksa bersama pengikut setianya. Kemampuan Lemurian dalam menghilangkan pandangan daratan seluas 2 juta kilometer persegi dari pantauan diteksi canggih NASA (walaupun sebetulnya NASA tidak canggih, cuma pintar mempropaganda) dan alat super canggih yang mereka miliki adalah kemampuan olah hologram raksasa dan kemampuan menghilangkan 2/3 Pulau Jawa dari pandangan manusia awam adalah kemampuan olah elektro-magnetik (kini sebagian orang awam menyebutnya daerah angker karena banyak orang yang tersesat tanpa disadarinya dalam pandangan 1 meter mereka telah berpindah sisi dimensi yang tidak terlihat orang awam). Benua Lemurian juga menyerap benda asing yang melintasinya pada interval terbuka maka orang Barat menyebutnya misterRI di segitiga Bermuda. Teknologi Lemuria ini yang dicari Illuminati dan Negara sekutu atas petunjuk informasi dari setan dan jin murtad didukung sedikit mahluk sebelum Lemurian yang telah berada di galaksi (teuacan bageursi - sibageur) lain yang berkomunikasi dengan bahasa sandi (sindu sinar sunnah sunda) “Crop Circle” yang menginformasikan berita dari sinyal-sinyal korespondensi Lemurian yang disadap UFO dan diteruskan kepada rezim Illuminati di dimensi bumi yang lain.

Trah Atlantis terakhir adalah Prabu Siliwangi yang “dihilangkan” dan kelak mengawal keluarnya Sang Imam Mahdi pemimpin spiritual penunjuk arah bagi manusia yang beriman kepada Allah dari kepanikan Armagedon. Intelejen Lemuria kini ini banyak berbaur ditengah masyarakat Jawa dan Indonesia, oleh karenanya banyak cerita misteri hari ini terdengar suara-suara derap kaki tentara, ringkik kuda dan tetabuhan pengiring namun masyarakat awam tidak dapat melihat. Kemampuan komunikasi dengan hewan mempermudah mereka melacak keberadaan musuh Nusantara, hal ini yang mendorong Barat mempropagandakan dorongan pertumbuhan ekonomi dengan industri perusak hutan-hutan di Jawa dan Nusantara agar agen intelejen Lemuria semakin terjepit dan minim informasi. Agen Illuminati sengaja menyebarkan cerita yang menakut-nakuti manusia awam agar mereka menjauhkan diri dari kunjungan Lemurian yang kerap mendadak.

Ketakutan Illuminati dan Negara-negara Sekutu untuk tidak menyerang langsung Indonesia (yang mayoritas muslim terbanyak di dunia) bukan terletak pada segan kepada Bangsa ini tetapi karena mereka yakin 1000% akan kalah di medan perang Nusantara. Kenapa? Bangsa Indonesia hari ini dipandang seperempat mata oleh Illuminati dan Sekutu karena mereka telah dilemahkan dari dalam yaitu buta identitas, mengejar harta dunia, merusak akidah agama Islam-Indonesia, merusak moral dan persatuan dan krisis harga diri, tapi yang sangat ditakuti adalah campur tangan trah Attala (dikenal berhasrat militansi tinggi dan berpengetahuan spiritual tinggi) yang hingga kini belum “turun arena” dan didukung sekutunya bani Lemurian dengan persenjataan teknologi sangat tinggi (belum terbayangkan) berjumlah 3 milyar pasukan siap tempur dan didukung angkatan perang antar galaksi dimana bermukim makhluk khalifah ciptaan Allah Yang Maha Besar yang ingin jihad fisabillilah bersama saudara mudanya di bumi. Mereka (muslim - ET: Extra Terrestrial) berpegang pula pada Al-Qur’an dan hadist akan tibanya Kiamat dan diawali dari armagedon = goro-goro = kekisruhan terbesar dijagat raya, yang menentukan puncak keimanan mahluk hidup berakal kepada Sang Maha Penciptanya: Allah SWT. Perang ini adalah perang makhluk berakal dari semua dimensi ciptaan Allah.

Agen Illuminati melacak keberadaan “Star Gate” di Pulau Jawa khususnya guna menguasai system pertahanan Lemuria. Illuminati mengimbangi teknologi pertahanan kubah elektro-magnet Lemuria-Attala yang akan melindungi Jawa khususnya dan Malaya Nusantara umumnya dari serangan udara/laut dari Sekutu yang diyakini 100% pasti gagal. Karena tahu kelemahannya maka Illumianti menyebarkan teknologi pangan transgenik yang akan mereka gunakan sebagai ultimatum terakhir bila Bangsa Indonesia kelak memaksakan melakukan gugatan terhadap system perekonomian Illuminati dengan menggugat Green Hilton Agreement pada tahap awalnya. Bila pada saatnya mereka belum mampu menemukan “Star Gate” dan takdir mendekati mereka, maka Illuminati akan menggunakan teknologi HAARP (gelombang microwave) untuk membinasakan manusia trah “Attala Nusantara” ini dengan mengaktifkan zat radioaktif yang ada ditubuh orang Indonesia hari ini dari bahan pangan transgenik yang mereka makan sehari-hari, maka serangan pembantaian bukan seperti strategi perang di Afganistan, Irak, Suriah dan lainnya yang menggunakan perang ekternal namun perang armagedon kelak akan menggunakan senjata biologis yang mereka tanam bertahun-tahun di dalam tubuh musuhnya (tanpa disadari) memakan, meminum dan menghirup udara beracun, dimana hancurnya tubuh itu tak akan mampu dilindungi oleh kubah pelindung elekto-magnet Lemuria-Attala sekalipun. Hanya bagi orang yang mampu berpuasa tidak makan dan tidak minum di bawah kubah pelindung yang kelak akan bertahan hidup hingga jaman kemashyuran dengan datangnya Nabi Isa AS. menyudahi perdebatan manusia terpanjang tentang agama mana yang paling benar dan diterimaTuhan.

Penempatan pangkalan militer dan pasukan AS beserta sekutunya. Mengelilingi Nusantara.

Inilah olah pikir kenapa ke-absurd dunia terjadi di hari ini tanpa ada pihak yang berani menentangnya dari sekutu setan ini karena kita lebih takut kepada setan dan realita kebenaran tersembunyi tentang AGAMA kita masing-masing dibanding takutnya kita kepada TUHAN. Akankah kita rela mempertahankan kebusukan kanker kehidupan yang melelahkan, menyakitkan dan mengkhawatirkan ini dibanding kehidupan sehat dunia-akherat karena EGO (Emosi GOreng) KITA tidak mau memakan obat PIL PAHIT KEBENARAN yang dapat memperbaiki kehidupan kita lebih TERHORMAT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NOMOR 2

Nomor Dua Oleh: Dahlan Iskan Kamis 15-02-2024,04:37 WIB SAYA percaya dengan penilaian Prof Dr Jimly Assiddiqie: pencalonan Gibran sebagai wa...